Monday, 6 March 2017

Macam Macam Antenna Dalam Jaringan

Hai kawan kawan,
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang berbagai macam antenna yang umum dan sering di jumpai dalam jaringan.

A. Pengertian
Antena adalah transformator/struktur transmisi antara gelombang terbimbing (saluran transmisi) dengan gelombang ruang bebas atau sebaliknya. Antena adalah salah satu elemen penting yang harus ada pada sebuah teleskop radio, TV, radar, dan semua alat komunikasi nirkabel lainnya. Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain, pola penyebaran dan frekuensi dan gain. Panjang antena secara efektif adalah panjang gelombang frekuensi radio yang dipancarkannya.

B. Maksud Dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari postingan berikut adalah kita mampu mengetahui dan memahami berbagai jenis antena dalam jaringan.

C. Macam Macam Antenna
1. Omni Directional Antenna
Omni Directional antenna, adalah kelas antenna yang memancarkan gelombang radio ke semua arah dalam suatu pesawat. Antena Omnidirectional berorientasi vertikal secara luas digunakan untuk antena nondirectional di permukaan bumi karena mereka memancarkan sama di segala arah horizontal, sedangkan daya terpancar menurun dengan sudut elevasi sehingga energi radio sedikit yang ditujukan ke langit atau ke arah bumi dan terbuang . Antena omnidirectional secara luas digunakan untuk penyiaran radio antena, dan perangkat mobile yang menggunakan radio seperti ponsel , radio FM , walkie-talkie , jaringan komputer nirkabel , telepon nirkabel , GPS serta untuk BTS yang berkomunikasi dengan radio mobile, seperti sebagai polisi dan petugas operator taksi dan komunikasi pesawat.
Jenis-jenis low-gain omnidirectional antenna adalah antena cambuk , "Rubber Ducky" antena , antena bidang tanah , berorientasi vertikal antena dipol , antena discone , tiang radiator , vertically oriented dipol antenna, horizontal antenna loop. 
Pola radiasi omnidirectional diproduksi oleh antena praktis sederhana, monopole dan dipole antena , yang terdiri dari satu atau dua konduktor batang lurus pada sumbu umum.


2. Flat Panel Antenna
Flat Panel Antenna merupakan bentuk paling sederhana, terdiri dari dipole yang diletakan / ditempelkan di depan reflektor layar datar. 
Antenna ini umumnya digunakan di Ultra High Frequency (UHF), dimana biasanya sering digunakan untuk BTS seluler / ponsel atau jaringan nirkabel karena ukuran dan sifatnya. 
Antena panel tidak praktis pada HF atau frekuensi yang lebih rendah karena ukuran mekaniknya.


3. Solid Disc Antenna
Solid disc antenna atau biasanya disebut satelite dish (di indonesia sering disebut parabola) merupakan antena yang dirancang untuk menerima sinyal elektromagnetik dari satelit , yang mengirimkan transmisi data atau siaran.
Bentuk parabolic dari sebuah piringan merefleksikan sinyal ke titik fokus piringan. Yang terpasang di titik fokus piringan disebut feedhorn. Feedhorn ini pada dasarnya adalah front-end dari Waveguide yang mengumpulkan sinyal di atau dekat titik fokus dan 'menghubungkan' ke low-block noise downconverter atau LNB. NB mengubah sinyal dari elektromagnetik atau gelombang radio untuk sinyal-sinyal listrik dan menggeser sinyal dari downlinked C-band dan / atau K u -band ke L-band range. 


4. Sectoral Antenna
Sectoral antenna adalah jenis directional microwave antena dengan sektor berbentuk pola radiasi. Kata "Sektor" digunakan dalam arti geometris, beberapa bagian dari keliling lingkaran diukur dalam derajat busur. 60 °, 90 ° dan 120 ° desain khas dengan beberapa derajat 'ekstra' untuk memastikan tumpang tindih dan dipasang di kelipatan ketika lebih luas atau lingkaran penuh cakupan diperlukan. Penggunaan terbesar dari antena ini adalah sebagai antena untuk ponsel base-station site. Mereka juga digunakan untuk jenis lain dari komunikasi mobile , misalnya dalam WiFi jaringan. Mereka digunakan untuk jarak terbatas jarak sekitar 4 sampai 5 km.


Itulah tadi sekilas tentang macam macam antena dalam jaringan, semoga bermanfaat.

Referensi
Materi Mikrotik MTCNA-05-2012.pdf
Read more

Mari Mengenal Wireless Concept

Hai kawan kawan,
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang wireles concept, sehingga membantu kita untuk mempermudah memahami jaringan

A. Wireles LAN - 802.11
IEEE802.11 adalah serangkaian spesifikasi kendali akses medium dan lapisan fisik untuk mengimplementasikan komunikasi komputer wireless local area network di frekuensi 2.4, 3.6, 5, dan 60 GHz. Mereka diciptakan dan dioperasikan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers. Versi dasar dirilis tahun 1997 dan telah melalui serangkaian pembaruan dan menyediakan dasar bagi produk jaringan nirkabel Wi-Fi.

1. Standarisasi IEEE 802.11b
Standar 802.11b saat ini yang paling banyak digunakan satu. Menawarkan thoroughput maksimum dari 11 Mbps (6 Mbps dalam praktik) dan jangkauan hingga 300 meter di lingkungan terbuka. Ia menggunakan rentang frekuensi 2,4 GHz, dengan 3 saluran radio yang tersedia. Transmisi data 5,4 hingga 11 Mbps.

  • 802.11-b : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 11Mbps
  • 802.11-b/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
  • 802.11-b/g/n : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps
2. Standarisasi IEEE 802.11a
Standard IEEE 802.11a bekerja pada frekuensi 5 GHz mengikuti standard dari UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Teknologi IEEE 802.11a tidak menggunakan teknologi spread-spectrum melainkan menggunakan standar frequency division multiplexing (FDM). Mampu mentransfer data hingga 54 Mbps

  • 802.11-a/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 5Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
  • 802.11-a/g/n : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 5Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps
B. Channel 802.11-b
IEEE 802.11b merupakan pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tetapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz. Dikenal juga dengan IEEE 802.11 HR. Pada praktiknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh standar IEEE 802.11b mencapai 5.9 Mb/s pada protokol TCP, dan 7.1 Mb/s pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS.
ChannelFrekuensi Nominal (MHz)Frekuensi Minimum (MHz)Frekuensi Maksimum (MHz)
1241224012423
2241724052428
3242224112433
4242724162438
5243224212443
6243724262448
7244224312453
8244724362458
9245224412463
10245724462468
11246224512473
Pemilihan channel ini dapat berpengaruh terhadap kualitas jaringan yang kita dapatkan, jika dalam suatu wilayah sudah terdapat jaringan, maka jika kita juga ingin membuat jaringan di tempat yang sama kita harus menggunakan channel yang berbeda. Itulah alasan kenapa jika terdapat terlalu jaringan wireless dalam suatu tempat service yang kita dapatkan kurang baik karena frekuensi nya saling bertabrakan.

C. Kaidah Wireless LAN
   1. Kaidah Wireles
  • Tx Power – Daya Pancar signal wireless
  • Rx Sensivity – Sesitifitas Menerima signal
  • Looses – hambatan karena Kabel & Konektor
  • EIRP – Daya pancar total beserta Antenna
  • Free Space Loss (FSL) – Hambatan udara
   
   2. Kaidah Wireless Outdor
  • Line of Sight – Hambatan dan penghalang
  • Freznel Zone – Media rambat Frequency
  • Lengkung Bumi – Penghalang WLan jarak jauh

Itulah tadi sekilas mengenai wireless concept, semoga bermanfaat

Referensi
Materi Mikrotik MTCNA-05-2012.pdf
Read more

Saturday, 4 March 2017

Mari Mengenal DNS (Domain Name Server)

Hai kawan kawan,
Pada postingan kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu DNS



A. Pengertian
Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet di mana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

B. Sejarah DNS
Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS.

Paul Mockapetris menemukan DNS pada tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.

C. Teori Kerja DNS
Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen:
  • DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
  • Recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut;
  • Authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya)
Pengertian beberapa bagian dari nama domain

Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.
  • Label paling kanan menyatakan top-level domain - domain tingkat atas/tinggi (misalkan, alamat www.wikipedia.org memiliki top-level domain org).
  • Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Catatan: "subdomain" menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: wikipedia.org merupakan subdomain dari domain org, dan id.wikipedia.org dapat membentuk subdomain dari domain wikipedia.org (pada praktiknya, id.wikipedia.org sesungguhnya mewakili sebuah nama host - lihat dibawah). Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. Tetapi secara praktik, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit.
  • Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Contoh: nama domain www.wikipedia.org memiliki nama host "www".
DNS memiliki kumpulan hierarki dari DNS servers. Setiap domain atau subdomain memiliki satu atau lebih authoritative DNS Servers (server DNS otorisatif) yang mempublikasikan informasi tentang domain tersebut dan nama-nama server dari setiap domain di-"bawah"-nya. Pada puncak hierarki, terdapat root servers- induk server nama: server yang ditanyakan ketika mencari (menyelesaikan/resolving) dari sebuah nama domain tertinggi (top-level domain).

D. Jenis Jenis Catatan DNS
Beberapa kelompok penting dari data yang disimpan di dalam DNS adalah sebagai berikut:
  • A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).
  • AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).
  • CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
  • MX record' atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
  • PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut. Contohnya (saat penulisan / penerjemahan artikel ini), www.icann.net memiliki alamat IP 192.0.34.164, tetapi sebuah rekod PTR memetakan ,,164.34.0.192.in-addr.arpa ke nama kanoniknya: referrals.icann.org.
  • NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.
  • SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang menyediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.
  • SRV record adalah catatan lokasi secara umum.
  • Catatan TXT mengizinkan administrator untuk memasukan data acak ke dalam catatan DNS; catatan ini juga digunakan di spesifikasi Sender Policy Framework.
Jenis catatan lainnya semata-mata untuk penyediaan informasi (contohnya, catatan LOC memberikan letak lokasi fisik dari sebuah host, atau data ujicoba (misalkan, catatan WKS memberikan sebuah daftar dari server yang memberikan servis yang dikenal (well-known service) seperti HTTP atau POP3 untuk sebuah domain.

E. Nama Domain Yang Di Internasionalkan
Nama domain harus menggunakan satu sub-kumpulan dari karakter ASCII, hal ini mencegah beberapa bahasa untuk menggunakan nama maupun kata lokal mereka. ICANN telah menyetujui Punycode yang berbasiskan sistem IDNA, yang memetakan string Unicode ke karakter set yang valid untuk DNS, sebagai bentuk penyelesaian untuk masalah ini, dan beberapa registries sudah mengadopsi metode IDNS ini.

F. Perangkah Lunak DNS
Beberapa jenis perangkat lunak yang menerapkan metode DNS, di antaranya:
  • BIND (Berkeley Internet Name Domain)
  • djbdns (Daniel J. Bernstein's DNS)
  • MaraDNS
  • QIP (Lucent Technologies)
  • NSD (Name Server Daemon)
  • Unbound
  • PowerDNS
  • Microsoft DNS (untuk edisi server dari Windows 2000 dan Windows 2003)
Itulah tadi sedikit mengenai DNS, semoga bermanfaat.

Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain
Read more

Friday, 3 March 2017

Apa Itu VPN ???

Hai kawan kawan,
Kali ini saya akan membas tentang apa itu VPN. VPN merupakan kependekan dari Virtual Private Network. Jaringan komputer merupakan kumpulan komputer yang terhubung secara fisik dan dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dengan menggunakan aturan (protocol) tertentu. Mengelola jaringan yang hanya terdiri dari beberapa komputer (host) merupakan pekerjaan mudah. Namun jika jaringan tersebut berkembang dan memiliki ratusan bahkan ribuan host, maka mengelola jaringan akan menjadi mimpi buruk bagi setiap pengelola jaringan (Administrator jaringan).



Belum lagi jika jaringan tersebut menggunakan teknologi yang berbeda-beda, misalnya ada host yang menggunakan teknologi kabel dan ada yang host yang menggunakan teknologi nirkabel (wireless). Ditambah lagi ada beberapa host yang harus digunakan oleh pengguna umum (public user) dan beberapa host lainnya hanya bisa digunakan pengguna internal (privat user).

Pekerjaan mengelola jaringan juga akan bertambah buruk jika letak ratusan host tersebut tersebar di beberapa gedung ataupun terletak di beberapa kota untuk jaringan dengan skala yang lebih luas. Semua itu membuat perusahaan akan semakin sulit untuk mengatur jaringannya dan selalu berpikir bagaimana cara yang paling efektif untuk mengendalikan jaringan tersebut.

Untuk mempermudah mengelola jaringan dengan skala yang lebih luas tersebut maka jaringan (network) itu harus dipisahkan menjadi beberapa jaringan kecil. Mengatur beberapa jaringan kecil yang penghuninya hanya puluhan host tentu akan lebih mudah dari pada mengatur sebuah jaringan besar yang berisi ratusan bahkan ratusan/ribuan host. Dalam proposal ini, Teknik memisahkan jaringan ini dapat diimplementasikan untuk jaringan local antar kota atau dengan kata lain jaringan Metro Lan antar gedung, penerapan metrolan bersamaan dengan penerapan protokol Virtual Private Network (VPN).

Pembangunan sistem informasi sistem VPN disusun dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:
  • Kemampuan membentuk jaringan LAN yang tidak di batasi tempat dan waktu, karena koneksitasnya dilakukan via internet. Koneksi internet apapun dapat digunakan seperti Dial-Up, ADSL, Cable Modem, WIFI, 3G, CDMA Net, GPRS
  • Bisa digunakan untuk penggunaan suatu database terpusat untuk mengkomunikasikan antara server dan client via internet seperti Aplikasi Perdagangan, Purchase, P.O.S, Accounting, Cashir, Billing system, General Ledger, Remote Web Camera, DLL
  • Pimpinan dengan cepat & tepat mengambil keputusan yang akan diambil, karena pimpinan perusahaan dimanapun bisa mengakses system keuangan, purchasing kantor karena notebook yang digunakan terhubung langsung ke system data base perusahaan melalui koneksi VPN server.
  • Mensupport unlimited jumlah server & client yang berada dibelakang router server secara simultant
  • Dimanapun berada dapat melakukan koneksitas dengan PC dikantor misalnya dengan memanfaatkan software yang bekerja dijaringan LAN seperti Citrix, Windows Terminal Server, VNC, Radmin, VOIP, dan lain sebagainya.
  • Jika perusahaan ingin mengoptimalkan biaya untuk membangun jaringan yang lebih luas, system ini dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologinya menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu lagi mengeluarkan biaya bulanan.
  • Jangkauan jaringan lokal yang dimiliki suatu perusahaan akan menjadi luas, sehingga perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya di daerah lain. Waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan jaringan lokal ke tempat lain juga semakin cepat, karena proses instalasi infrastruktur jaringan dilakukan dari perusahaan / kantor cabang yang baru dengan ISP terdekat di daerahnya. penggunaan VPN secara tidak langsung akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
  • Penggunaaan VPN dapat mengurangi biaya operasional bila dibandingkan dengan penggunaan leased line sebagai cara tradisional untuk mengimplementasikan WAN. 
  • Dapat mengurangi biaya pembuatan jaringan karena tidak membutuhkan kabel (leased line) yang panjang. Penggunaan kabel yang panjang akan membutuhkan biaya produksi yang sangat besar. Semakin jauh jarak yang diinginkan, semakin meningkat pula biaya produksinya.
  • Menggunakan internet sebagai media komunikasinya. Perusahaan hanya membutuhkan biaya dalam jumlah yang relatif kecil untuk menghubungkan perusahaan tersebut dengan pihak ISP (internet service provider) terdekat.
  • Memberi kemudahan untuk diakses dari mana saja, sehingga pegawai yang mobile dapat mengakses jaringan khusus perusahaan di manapun berada. Selama bisa mendapatkan akses internet ke ISP terdekat, staff perusahaan tetap dapat melakukan koneksi dengan jaringan khusus perusahaan
Itulah tadi sekilass tentang VPN semoga bermanfaat.

Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Virtual_private_network
Read more

Thursday, 2 March 2017

How To install ownCloud On Debian 8.6

Hai kawan kawan,
Kali ini saya akan sedikit berbagi tentang bagaimana menginstall owncloud di debian.

A. Pengertian
ownCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud project. Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way!. ownCloud yang merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis dan bebas seperti Dropbox, menyediakan pengamanan yang baik, memiliki tata cara yang baik bagi pengguna aplikasi untuk membagi dan mengakses data yang secara lancar terintegrasi dengan perangkat teknologi informasi yang tujuannya mengamankan, melacak, dan melaporkan penggunaan data.

B. Latar Belakang
Latar belakang dari kegiatan berikut adalah mampu menyediakan cloud storage yang dapat di akses dan digunakan oleh user

C. Maksud Dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah mampu membuat owncloud untuk penyimpanan.

D. Alat Dan Bahan
1. Server
2. PC untuk me remote

E. Waktu Pelaksanaan
20 - 40 menit

F. Langkah Kerja
1. Kita masuk terlebih dahulu ke direktori "var/www/html/" dengan perintah
    # cd /var/www/html

2. Lalu kita download ownCloud dari situs resminya dengan perintah wget di ikuti link download, misal disini saya menggunakan perintah 
# wget https://download.owncloud.org/community/owncloud-9.1.4.zip

3. Kita tunggu hingga proses download nya selesai

4. Jika sudah, kita unzip file tadi dengan perintah unzip di ikuti nama file, misalnya disini saya menggunakan perintah # unzip owncloud-9.1.4.zip

5. Setelah kita extract maka akan muncul folder owncloud

6. Lalu kita berikan hak kepemilikan dengan perintah 
  # chown -R www-data:www-data owncloud

7. Kita juga berikan hak akses dengan perintah 
  # chmod -R 755 owncloud

8. Kemudian kita masuk ke phpMyAdmin dan buat database dengan nama owncloud

9. Setelah itu kita buka "alamat server/owncloud" misalnya disini alamat server saya 192.168.25.2 maka saya ketik 192.168.25.2/owncloud di browser

10. Lalu kita diminta untuk membuat account, 

11. Scroll ke bawah dan kita isi database user dan database password, lalu pilih finish setup jika sudah selesai

12. Akan muncul tampilan seperti ini, kita close saja

13. Dan ownCloud pun siap digunakan


Itulah tadi sekilas tentang bagaimana menginstall owncloud di debian, semoga bermanfaat.

G. Kesimpulan
ownCloud merupakan salah satu aplikasi yang berfungsi sebagai cloud storage

Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/OwnCloud
Read more

Wednesday, 1 March 2017

Cara Install Mail Server & Web Mail Di Debian 8.6

Apa kabar kawan kawan,
Setelah kemarin saya membahas tentang bagaimana menginstall HTTPS di debian, kali ini saya akan membahas tentang cara Install mail server dan web mail di debian.


A Pengertian
Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari pengguna lokal (dari
domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet). Selain itu Mail
Server juga mampu mem-forward e-mail tersebut ke Mail Server lainnya untuk dikirim.
Intinya Mail Server adalah yang melayani kalian para user dalam proses pengiriman dan
penerimaan e-mail seperti halnya kantor pos.

Webmail berbeda dengan Mail. Webmail hanyalah merupakan frontend dari Mail. Inti
mekanismenya sebenarnya terdapat pada Mail Server, bukan pada Webmail Servernya.
Karena tujuan Webmail hanya untuk memudahkan user dalam mengakses Mail Server
tersebut.

B. Latar Belakang
Latar belakang dari kegiatan berikut adalah menyediakan service untuk mengrim email.

C. Maksud Dan Tujuan
Maaksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah mampu menginstall Mail Server dan Web Mail.

D. Alat dan Bahan
1. PC Server
2. PC untuk me remote

E. Waktu Pelaksanaan
Kurang lebih 60 menit

F. Langkah Kerja
1. Kita install postfix dan courier terlebih dahulu dengan perintah 
# apt-get install postfix courier-pop courier-imap lalu tekan y untuk melanjutkan

2. Akan muncul tampilan seperti ini, kita pilih saja OK

3. Pada postfix configuration kita pilih internet site

4. Lalu kita masukan domain yang di konfigurasi pada DNS

5. Muncul tampilan seperti dibawah ini, kita klik yes

6. Setelah proses instalasi selesai, kita lakukan konfigurasi. Buat folder mail dengan perintah
# maildirmake /etc/skel/Maildir

7. Kemudian kita edit file main.cf dengan perintah # vim /et`c/postfix/main.cf lalu tambahkan baris berikut ke baris terakhir file konfigurasi
home_maibox = Maildir/
Lalu simpan dan keluar

8. Lalu masukan perintah # dpkg-reconfigure postfix

9. Akan muncul tampilan seperti ini, pilih langsung OK

10. Muncul tampilan seperti ini, kita pilih lagi internet site

11. Untuk system mail name langsung kita OK

12. Selanjutnya kita diminta memasukan postmaster, kita kosongkan saja

13. Lalu muncul tampilan seperti dibawah ini, langsung saja kita pilih OK

14. Kita pilih NO untuk "Force Synchronous Update on Mail Queue"

15. Pada local netwwork kita tambahkan 0.0.0.0/0 di belakang, seperti ini

16. Kita pilih NO untuk "Use Procmail For Local Delivery"

17. Pada pilihan mail box size limit, kita biarkan saja secara default yakni 0

18. Lalu pada local address extension character kita biarkan saja, langsung kita OK

19. Kemudian kita pilih IPv4 sebagai protokolnya

20. Setelah selesai proses instalasi nya kita restart semua yang kita install tadi dengan perintah
# service postfix restart
# service courier-pop restart
# service courier-imap restart
# service bind9 restart

21. Lalu kita buat user baru

22. Selanjutnya kita install squirrelmail dengan perintah
# apt-get install squirrelmail

23. Setelah di install kita lakukan konfigurasi apache dengan perintah
# vim /etc/apache2/apache2.conf
lalu tambahkan include "/etc/squirrelmail/apache.conf" seperti gambar di bawah ini, lalu simpan dan keluar.

24. Kita restart apache dengan perintah # service apache2 restart

25. Kemudian kita buat symbolic link dari folder "/usr/share/squirrelmail/" ke "/var/www" dengan nama symbolic name menggunakan perintah
  # ln -s /usr/share/squirrelmail/ /var/www/mail

26. Lalu kita coba buka browser dan ketik ipaddress/squirrelmail dan akan muncul tampillan seperti berikut.

27. Masukan username dan password yang sudah kita buat sebelumnya utuk login

Tampilan awal setelah login


G. Kesimpulan
Mail Server dan Web Mail merupakan aplikasi yang berfungsi untuk menyediakan mail service dan dapat di install di OS Debian

Referensi
Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf
Read more